AlbumJadul

Friday, August 28, 2009

Lowongan di RSCM...dicoba aja

International Wing RSCM lagi membuka kesempatan utk kita berkarir
Masih diperlukan banyak SDM, akan dibuka lagi gelombang2 berikutnya.
Bwt yg berminat, bisa cari informasi & masukkan berkas lamaran ke SDM RSCM (TOEFL bisa menyusul)


Sebagai informasi, sistem remunerasi (penggajian) mempertimbangkan hasil TOEFL. Tapi ikutin aja dulu tes2nya, TOEFL bisa menyusul kemudian


Tolong disebarkan ke alumnus2 FIK, mungkin ada yg belum mendapat kerja dan berminat. Thx

elen novilia
(FIK UI A 2001)

Thursday, July 2, 2009

Info Lowongan di EGC

LOWONGAN

Ingin tahu serunya mengembangkan karier di dunia penerbitan, sekaligus memperoleh berbagai ilmu yang dapat Anda gunakan untuk terus berkontribusi terhadap disiplin keperawatan? Bergabunglah bersama kami, Penerbit Buku Kedokteran EGC, dengan mengisi posisi sebagai Editor Keperawatan. Jangan ketinggalan, segera kirim surat lamaran & CV ke:

Bagian Personalia EGC
Jl. Agung Timur IV Blok O/1 No. 39
Sunter Agung Podomoro
Jakarta 14350

atau ke
Fax (021) 6518178
Email: contact@egc-arcan.com

Info lebih lanjut, hubungi:
Dwi (021-99524765)

Friday, June 5, 2009

Ajakan Aksi Perawat

Subjek: dukungan

Nomor : 223/PP.PPNI/K/VI/2009 2 Juni 2009

Kepada Yth.
Pengurus PPNI Provinsi
Di Seluruh Indonesia


Sebagaimana kita ketahui bahwa proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keperawatan sudah dimulai sejak tahun 1989 dan selanjutnya diajukan kepada Departemen Kesehatan RI. Pada tahun 2005 melalui inisiatif Pemerintah, Departemen Kesehatan mengajukan RUU Keperawatan ke DPR-RI dan telah masuk dalam prolegnas DPR RI tahun 2009 dengan nomor urut 25.
Perjuangan Undang-Undang Keperawatan (UUK) terus digulirkan melalui berbagai kesempatan dan akhirnya pada tanggal 12 Mei 2008 dilakukan massa di Gedung DPR/ MPR RI dan DPRD seluruh propinsi Indonesia.


Berkenaan dengan hal tersebut di atas, kami memerintahkan kepada segenap jajaran pengurus PPNI untuk kembali turun ke jalan secara simpatik, menuntut segera disyahkannya UUK dalam masa periode 2009. Panduan aksi bisa di lihat pada web site PPNI di http://www.facebook.com/l/;www.inna-ppni.or.id (panduan aksi sama dengan tahun 2008).


Tempat aksi : Gedung DPRD setempat, khusus perawat dari wilayah JABODETABEK dan BANTEN berlokasi di DPR/ MPR RI


Waktu : 08.00 - 10.00


Kegiatan : - Pengerahan massa perawat dan mahasiswa perawat serta masyarakat
- Orasi mimbar bebas yang terkendali
- Aksi teatrikal yang menggambarkan URGENSI nya UUK.


Demi kelancaran dan keamanan kegiatan, kami mohon kepada Ketua Propinsi untuk memberitahukan kegiatan ini kepada pihak Kabupaten, hingga komisariat dan kepolisian Daerah paling lambat hari kamis tanggal 04 Juni 2009.


Demikian Rencana Aksi Damai ini kami sampaikan, atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.


Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Ketua Umum,

TTD

Prof. Achir Yani S. Hamid, M.N., D.N.Sc.

Saturday, May 30, 2009

Audiensi Mahasiswa Program Pascasarjana FIK UI tentang RUU ke DPR RI




Jakarta – Mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Univeristas Indonesia pada hari Rabu, 27 Mei 2009 melakukan kunjungan untuk audiensi ke DPR RI. Kunjungan yang ditujukan langsung ke Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) itu diikuti oleh 32 orang dari kelas Kekhususan Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan.

Rombongan datang di Gedung DPR RI sekitar pukul 12.30 WIB langsung menuju Gedung Nusantara I lantai 3, lokasi dimana Ruang Pleno FPKS berada. Rombongan diterima langsung oleh staf dari FPKS, sementara Zuber Safawi yang sedianya akan menemui rombongan masih mengikuti sidang Paripurna DPR. Audiensi kemudian dimulai tepat pukul 13.00 setelah rombongan melakukan sholat Dhuhur dan makan siang, dipimpin langsung oleh Zuber Safawi, SHI, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) periode 2004-2009 yang kini terpilih lagi untuk periode 2009-2014 yang duduk dalam Komisi IX yang membidangi salah satunya tentang Kesehatan.

Acara dimulai dan dipimpin langsung oleh Zuber, diawali dengan perkenalan dari tim FPKS dan rombongan diwakili oleh Edy Wuryanto, sekretaris PPBI Jawa Tengah, kemudian dialnjutkan diskusi dan dialog. Audiensi dilakukan dalam rangka mengikuti dan menyalurkan aspirasi terkait perkembangan pengesahan RUU Keperawatan yang sudah masuk di Prolegnas (Program Legislasi Nasional) dengan urutan ke-26 pada prioritas tahun 2009. Menurut Zuber sekarang ini komisi IX sedang menggodok 4 RUU terkait kesehatan yg tak kalah pentingnya dengan RUU Keperawatan. Diantaranya adalah RUU tentang Kesehatan, RUU tentang Rumah Sakit, RUU tentang Kependudukan, dan RUU tentang Psikotropika. RUU itu telah lebih lama digodok dan menjadi prioritas oleh Komisi IX, sementara RUU Keperawatan baru intensif di godok di Komisi ini pada pertengahan tahun 2008. Isu Kesra kadang sering menjadi isu belakangan setelah ekonomi dan politik yang menjadi prioritas pembahasan di anggota DPR.

Oleh karena itu RUU Keperawatan walaupun sudah masuk Prolegnas menurut Zuber akan kalah prioritas dengan RUU lain yang ada di Komisi IX, hal ini dikarenakan berbagai faktor diantaranya adalah adanya masa transisi pergantian anggota dewan pada bulan Oktober, ditambah perubahan komposisi Komisi IX yang tinggal 8 orang yang kembali menjadi anggota Dewan untuk periode mendatang. Namun Zuber akan terus memperjuangankan tersahkannya RUU Keperawatan itu pada tahun ini melalui Komisi dia di Komisi IX maupun melalui FPKS. Kalaupun tidak sampai tersahkan beliau sendiri mentargetkan minimal terbentuk Panitia Khusus (Pansus) atau Kelompok Kerja (Pokja) untuk mengawal pengesahan RUU Keperawatan ini di DPR RI. Disampaikan juga bahwa jika sampai tahun 2009 belum disahkan, maka akan diusahakan ada pasal-pasal pokok yang menjadi landasan untuk penyusunan UU Keperawatan yang disisipkan pada UU tentang Kesehatan.

Menurut Zuber dengan berlakunya AFTA (Asia Free Trade Area) dan ditandatanganinya Mutual Recognition Agreements (MRA) oleh presiden maka keberadaan UU Keperawatan sangat urgent untuk menjadi payung hukum pengelolaan tenaga keperawatan di Indonesia dan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Kesepakatan yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari 2010 itu memaksa Indonesia harus memiliki Konsil Keperawatan yang akan mengatur registrasi, lisensi, dan sertifikasi seluruh tenaga keperawatan yang bekerja di Indonesia baik dari dalam negeri sendiri maupun perawat dari luar negeri yang akan bekerja di Indonesia. Namun karena RUU Keperawatan ini belum disahkan maka keberadaaan Konsil Keperawatan Indonesia belum dapat diwujudkan. Selain itu Zuber juga menyatakan bahwa keberadaan UU Keperawatan ini sangat penting untuk melindungi tenaga keperawatan Indonesia dan keselamatan pasien yang menjadi mitra langsung para perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Termasuk juga terkait pengaturan peluang kerja dan kesejahteraab perawat Indonesia. Karena dengan adanya UU Keperawatan dan kelengkapan pelaksanaannya, maka seluruh kompetensi tenaga keperawatan akan dapat distandarisasi, diregistrasi, diberi lisensi dan serfitikasi.

Selanjutnya Zuber juga memaparkan bahwa pengguliran isu tentang RUU Keperawatan ini tergolong terlambat. Masyarakat Umum, Pemerintah dan Anggota DPR pun khususnya Komisi IX merasa terkejut. Kenapa isu itu baru sekarang dimunculkan saat terjadi aksi simpatik perawat Indonesia di Gedung DPR/MPR RI saat Hari Perawat Sedunia pada tanggal 12 Mei 2008. Dimana masa jabatan anggota dewan yang tinggal 1 tahun lagi. Zuber juga menyampaikan telah dan sedang melakukan lobi-lobi dengan berbagai stakeholder termasuk PPNI yang menjadi motor pada pengawalan pengesahan RUU ini. FPKS menyatakan telah melakukan serangkaian kegiatan agar RUU Keperawatan menjadi prioritas, oleh karena itu agar tidak berbelit jika melalui jalur formal dari pemerintah, maka diusahakan RUU ini harus menjadi inisiatif DPR. FPKS menyatakan telah melakukan advokasi mengingat pentingnya RUU ini agar digodok tidak melalui fraksi atau komisi melainkan melalui Badan Legislasi (Baleg) DPR, dan akhirnya ditindaklanjuti oleh pimpinan DPR untuk langsung diteruskan ke Baleg DPR. Zuber juga mengapresiasi tentang beberapa kasus yang menimpa perawat setelah terbitnya UU Praktek Kedokteran, beliau menyampaikan tentang salah satu pentingnya UU Keperawatan ini adalah pada kasus perlindungan pada tindakan medis yang dilakukan oleh perawat di daerah pelosok dan terpencil yang tidak ada tenaga dokter dengan alasan darurat.

Di akhir audiensi Zuber memberikan dorongan dan harapan pada seluruh komunitas perawat Indonesia, baik dari PPNI, Rumah sakit da berbagai stake holder keperawatan termasuk juga Instansi pendidikan keperawatan harus bekerja ekstra keras untuk mengawal RUU Keperawatan ini. Mengingat begitu rumit dan panjangnya proses penggodokan dan pengesahan sebuah RUU di DPR RI. Menurut beliau sebuah RUU dapat diajukan melalui beberapa jalur. Diantarnya dari masyarakat melalui beberapa anggota dewan langsung, ke komisi, fraksi, atau alat kelengkapan dewan yang lain. Atau RUU diusulkan langsung oleh pemerintah. Perkembangan RUU Keperawatan selama ini tidak mendapat support penuh dari pemerintah dalam hal ini adalah Departemen Kesehatan, sehingga progresivitasnya mengalami stagnan. Sehingga perlu dilakukan terobosan baru yaitu melalui inisiatif DPR langsung atau melalui Badan Legislasi DPR. Terkait masalah tersebut Zuber memberikan beberapa alternatif pemecahan masalah pada proses pengawalan RUU itu:
1. Aksi Simpatik
2. Pengawalan Isu dan Tren RUU Keperawatan di Media Massa dan Elektronik dengan melakukan penerbitan dan kegiatan ilmiah (press release, artikel, seminar, workshop, dll)
3. Lobi-lobi Politik ke berbagai Stakeholder khususnya Departemen Kesehatan
4. Penokohan Tokoh Keperawatan secara kontinu dan berkesinambungan

Kegiatan-kegiatan dimaksudkan untuk menghangatkan isu tentang UU keperawatan di kalangan publik. Selanjutnya Zuber juga menyarankan agar ada tokoh-tokoh perawat yang terjun pada tataran politik praktis sebagai politisi untuk melakukan proses pengawalan pada profesi perawat itu sendiri, karena beliau menyampaikan bahwa tidak ada kehidupan bernegara dan bermasyarakat itu yang terlepas dari urusan politik sekecil apapun itu.

Staf ahli Zuber Safawi yang hadir pada audiensi tersebut juga menyampaikan bahwa salah satu stakeholder terkait selain Departemen Kesehatan adalah Departemen Tenaga Kerja, hal ini karena kebutuhan tenaga profesional perawat juga menjadi area dari Depnaker, sehingga perlu ada pengawalan juga. Sebagai kasus kebutuhan tenaga perawat di Jepang yang masih belum memadai termasuk masalah kompetensi dan sertifikasi, karena selama ini tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri kebanyakan adalah tenaga non profesional yaitu tenaga kerja perusahaan atau bahkan TKI dan TKW yang menjadi pembantu rumah tangga.

(Disusun oleh: Sukihananto, S.Kep, Ns. Mahasiswa Pascasarjana Fak. Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Email: sukihananto@yahoo.com, CP: 08562897290)

Info dari milist PPNI

Wednesday, April 1, 2009

Lowongan Tenaga Honorer

Dibutuhkan lulusan kesehatan (D3/S1) : keperawatan, farmasi, D3 asuransi, dll untuk posisi underwriting (tenaga honorer)

Lamaran lengkap ditujukan ke :
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (AJII)
Alamat : Plaza Setiabudi , Gd Setiabudi 2, Lt 5. Suite 505-508
Jl HR Rasuna Said Kav. 62. Jakarta 12920

Sumber Data : Nuni A 2000

Monday, March 23, 2009

Lowongan Perawat Di Depok

Lowongan Perawat

Syarat Umum :
Memiliki SIP atau SIB/SIPB yang masih berlaku. -Pernah mengikuti pelatihan yang mendukung seperti PPGD, BLS, Perinatologi, Mahir OK, ICU . Diutamakan yang punya pengalaman 3 tahun di bidangnya.

Kirimkan saja lamaran ke
SDM
RSIA Grha Permata Ibu
Jl. KH. M. Usman No. 168 Kukusan Beji, Depok
021-7778899

Diambil dari www.tenaga-kesehatan.or.id

Saturday, March 21, 2009

Lowongan Ngajar

Bagi temen-temen perawat yang berminat menjadi staff pengajar, ada lowongan nih..Tempatnya di Akademi Keperawatan Manggala Husada.

Kriteria yang diinginkan:
1. Diutamakan laki-laki
2. Pendidikan minimal S-1 keperawatan yang sudah menjalani Program Profesi / Ners dari Universitas yang berakreditasi A

Dalam surat lamaran perlu dicantumkan juga:
1. Foto ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
2. Ijazah S-1 Keperawatan
3. Ijazah Profesi Keperawatan (Ners)
4. Foto copy KTP yang terbaru

Jangan lupa alamatnya:Akademi Keperawatan Manggala Husada, Jakartad/a Kompleks Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jl. Prof Dr Latumenten No.1 Jakarta Barat

Ditunggu secepatnya yaa.....

Dari milis PPNI

Friday, January 23, 2009

DATENG YE....

SARAHSEHAN ILUNI FIK UI

Sabtu, 7 Februari 2009
Aula FIK UI Depok Lt 5
8.30 - Selesai

Agenda Utama :
1. Temu Kangen Alumni dari masa ke masa
2. Dialog Tokoh Nasional Keperawatan
3. Pentas Seni
4. Diskusi Interaktif "Revitalisasi ILUNI FIK UI"

Administrasi : Rp 50.000,- / orang
Door Prize MENANTI....!!!!!!

Contact Person : Pak Pur 08161965320

Saturday, January 17, 2009

Kepemimpinan

Saudara-saudaraku sekalian, apakah pemimpin itu lahir begitu saja? Kalau singa, sudah dilahirkan menjadi raja hutan, tetapi manusia ada yang memiliki bakat menjadi pemimpin, belum tentu dapat memimpin dengan baik kalau tidak disertai dengan ilmu.

Dengan dasar "Setiap diantaramu adalah pemimpin", Setiap kepemimpinan akan ditanya oleh Allah. Semua pemimpin termasuk pemimpin rumah tangga tidak terkecuali. Nah sekarang apakah rahasia utama untuk menjadi pemimpin yang sukses? Jawabannya adalah : kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya, bukan dari kecerdasannya, tapi pertama adalah dari kekuatan pribadinya.

Maka jika ingin menjadi pemimpin yang baik, jangan pikirkan orang lain, pikirkan diri sendiri dulu. Tidak akan bisa mengubah orang lain dengan efektif sebelum merubah diri sendiri. Mengendalikan orang lain tanpa mengendalikan diri adalah omong kosong. Misalnya ketika sedang rapat kita sombong, berapa banyak potensi yang tidak bisa keluar hanya karena pemimpinannya sombong. Rapat yang dipimpin dengan emosional akan banyak potensi solusi yang tidak dapat keluar karena pemimpinnya emosional.

Makanya seorang pemimpin sejati selalu bekerja keras memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain. Ingatlah rumus 5 S (senyum, salam sapa, santun, sopan) serta harus ikhlas dan sabar. Kemudian pemimpin itu bukan yang mengerjakan segalanya sendiri, kalau ia melakukannya sendiri akan gagal ia memimpin. Pemimpin yang sukses adalah yang selalu berpikir menjadi manfaat yang paling besar bagi orang lain

Hal yang kedua adalah pemimpin baik yang akan sukses adalah yang berpikir keras bagaimana orang-orang yang dipimpinnya bisa menjadi khalifah di dunia ini, pandai, profesional dan kerjanya bagus. Dia korbankan dirinya supaya orang-orang disekelilingnya bertambah pintar.

Jadi kalau diilustrasikan lewat piramida, piramidanya seperti piramida terbalik, dan pemimpin adalah yang di bawah. Maka siapapun yang menjadi pemimpin, dia harus mengeluarkan pengorbanan yang paling besar dibanding dengan orang yang dipimpinnya

Nah seperti fitrah manusia, setiap insan pastilah punya gaya(sisi individual) dalam menjalani kehidupannya. Begitu pula pemimpin, idealnya pemimpin harus memiliki berbagai macam gaya. Ia harus siap menghadapi segala keadaan. Adapun secara umum gaya kepemimpinan seseorang antara lain :

Birokratis -- Ini adalah satu gaya yang ditandai dengan keterikatan yang terus-menerus kepada aturan-aturan organisasi

Permisif -- Di sini keinginannya adalah membuat setiap orang dalam kelompok tersebut puas. Membuat orang-orang tetap senang adalah aturan mainnya

Partisipatif -- Gaya ini dipakai oleh mereka yang percaya bahwa cara untuk memotivasi orang-orang adalah dengan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan.

Otokratis -- Gaya ini ditandai dengan ketergantungan kepada yang berwenang dan biasanya menganggap bahwa orang-orang tidak akan melakukan apa-apa kecuali jika diperintahkan

Alasan utama ketika kenapa pemimpin hendaknya punya alteranatif gaya kepemimpinan karena organisasi-organisasi akan mendapatkan kesulitan bila terus-menerus berganti pimpinan, maka para pemimpinlah yang membutuhkan gaya yang berbeda pada waktu yang berbeda.

Ya itulah sekelumit bayangan tentang kepemimpinan. Setiap orang pastilah bias melatih diri sejak dini jika disertai oleh kemauan yang kuat. Karena role model kepemimpinan yang sukses sangatlah banyak yang dapat kita ikuti. Yang terbesar adalah kepemimpinan Rosulullah dengan salah satu sifat terpentingnya dalam kepemimpinan yaitu prinsip Shidiq(benar), Amanah, Tabligh(semuanya jadi contoh), dan Fatonah(cerdas). Semoga bermanfaat buat kita semua yang mau mencobanya. Minimal dalam memimpin diri sendiri menuju pribadi yang lebih baik lagi untuk di dunia dan akhirat. Salam Suskses Selalu.

Saturday, November 8, 2008

BEASISWA TANOTO FOUNDATION

BEASISWA TANOTO FOUNDATION PROGRAM S1 & S2

TAHUN AKADEMIK 2009 / 2010

Tanoto Foundation, yayasan yang memiliki kepedulian pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui bidang pendidikan, mengundang Mahasiswa S1 dan S2 yang berprestasi untuk bergabung dalam program beasiswa S1 dan S2. Program beasiswa diselenggarakan berlandaskan prinsip – prinsip kecakapan masing – masing pelamar tanpa memandang suku, agama, ras, gender serta menjunjung tinggi kebijakan non-diskriminatif.

Saat ini Tanoto Foundation menyediakan beasiswa kepada 300 mahasiswa S1 dan 50 mahasiswa S2, dari berbagai disiplin ilmu yang berasal dari enam Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation yaitu :

• Universitas Indonesia
• Universitas Gadjah Mada
• Institut Teknologi Bandung
• Institut Pertanian Bogor
• Universitas Sumatera Utara
• Universitas Riau

FORMULIR PENDAFTARAN TIDAK BOLEH DIKETIK ULANG :

• Formulir Pendaftaran S1
• Formulir Pendaftaran S2

PERSYARATAN :

A. PROGRAM SARJANA STRATA SATU ( S 1 )

1. Warga Negara Indonesia
2. Telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation
3. Usia maksimum 21 tahun di bulan Juli 2009
4. Minimum IPK = 3,00 ( skala 4,00 )
5. Bagi mereka yang baru duduk di tahun pertama Perguruan Tinggi, minimum nilai rata – rata raport kelas 3 SMU = 8,0 ( skala 10 )
6. Membutuhkan dukungan financial
7. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
8. Melengkapi formulir pendaftaran yang diperoleh melalui website Tanoto Foundation
9. Bagi yang lulus seleksi Beasiswa Tanoto Foundation tidak diperbolehkan menerima Beasiswa dari institusi lain.

B. PROGRAM SARJANA STRATA DUA ( S 2 )

1. Warga Negara Indonesia
2. Telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation
3. Usia maksimum 40 tahun pada bulan Juli 2009
4. Memiliki pengalaman kerja minimum selama 2 tahun, setelah menyelesaikan program S1
5. Minimum IPK = 3,25 ( skala 4,00 )
6. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
7. Melengkapi formulir pendaftaran yang diperoleh melalui website Tanoto Foundation
8. Bagi yang lulus seleksi Beasiswa Tanoto Foundation tidak diperbolehkan menerima Beasiswa dari institusi lain.

PENGEMBALIAN FORMULIR PENDAFTARAN :

DIKIRIM LANGSUNG KE :
TANOTO FOUNDATION, P.O. BOX 2117 JKP 10021
DENGAN MENCANTUMKAN TULISAN “ BEASISWA “ PADA BAGIAN KIRI ATAS AMPLOP, PALING LAMBAT 31 DESEMBER 2008 CAP POS.
HANYA APLIKASI YANG MEMENUHI PERSYARATAN AKAN DIPROSES LEBIH LANJUT.
KEPUTUSAN BERSIFAT MUTLAK DAN TIDAK BISA DIGANGGU GUGAT

INFORMASI LENGKAP : info@tanoto-foundation.or.id


Friday, October 24, 2008

Up Date Data Pengurus NSI 2007 -2008

Lowongan PNS di DEPKES

Info Lowongan di Area Depkes dan instansi terkait seluruh Indonesia ada di www.ropeg-depkes.or.id
Bisa diakses on line. Met mencoba

Monday, October 20, 2008

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil

P E N G U M U M A N

Nomor : 01/S.Peng/X-X.3/10/2008
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
TINGKAT SARJANA DAN DIPLOMA III
TAHUN ANGGARAN 2008/2009

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, lembaga negara yang mempunyai tugas pokok memeriksa pengelolaan dan tanggungjawab keuangan negara, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia, pria dan wanita, lulusan Sarjana dan Diploma III untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II / III dan ditempatkan pada Kantor Pusat/Kantor Perwakilan BPK-RI di seluruh Indonesia dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

I. FORMASI Sarjana (S1) dengan Fakultas/Jurusan/Program Studi :


NO

FAKULTAS

JURUSAN

PROGRAM STUDI

FORMASI

KODE JURUSAN

1

EKONOMI Akuntansi
Manajemen
Ilmu Ekonomi

Umum/Keuangan/SDM

130
16
10

AK
MN
SP

2

HUKUM Ilmu Hukum

35

HU

3

TEKNIK Teknik Sipil
Teknik Industri
Teknik Pertambangan/Geologi
Teknik Arsitektur

10
5
4
5

TS
TI
TP
TA

4

TEKNIK/MIPA Teknik Informatika/Komputer

10

TK

5

ILMU SOSIAL DAN
ILMU POLITIK
Ilmu Komunikasi /
Komunikasi Massa
Administrasi Negara/Publik

10

24

IK

AN

6

PERTANIAN Pertanian Teknologi Pertanian

5

PT

7

ILMU KEPERAWATAN Ilmu Keperawatan

5

IP

8

PSIKOLOGI Psikologi

5

PS

9

SASTRA Sastra Indonesia

2

SI


II. PERSYARATAN KHUSUS
  1. Persyaratan Akademis untuk Sarjana dan Diploma III (dalam skala 4)
    1. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional dengan Kategori A,
      IPK : minimal 2,50 (dua koma lima nol);
    2. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional dengan Kategori B,
      IPK : minimal 2,75 (dua koma tujuh lima);
    3. Lulusan Perguruan Tinggi Swasta yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional dengan Kategori A,
      IPK : minimal 3,00 (tiga koma nol);
  2. Usia
    1. Berusia setinggi-tingginya 30 tahun per tanggal 1 Mei 2009 untuk tingkat Sarjana;
    2. Berusia setinggi-tingginya 25 tahun per tanggal 1 Mei 2009 untuk tingkat Diploma III;
  3. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah sampai dengan diterimanya petikan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal BPK-RI tentang Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

III. PENDAFTARAN
  1. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil BPK-RI dilaksanakan dengan mekanisme sebagai berikut :
    1. Mengisi Formulir Lamaran yang tersedia secara online pada website CPNS BPK-RI mulai tanggal 19 Oktober 2008 sampai dengan tanggal 25 Oktober 2008 pada website CPNS BPK-RI http://cpns.bpk.go.id untuk memperoleh bukti registrasi pendaftaran yang print out-nya harus dilampirkan bersama dengan berkas lamaran.

    2. Mengirimkan Berkas Lamaran yang dilampiri print out bukti registrasi pendaftaran dan diterima Panitia selambat-lambatnya tanggal 01 Nopember 2008 serta ditujukan kepada :

      PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
      BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
      PO BOX 1401
      JKP 10210

  2. Berkas Lamaran sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf b di atas terdiri dari :
    1. Surat Lamaran dengan ditulis tangan.
    2. Daftar Riwayat Hidup sesuai formulir yang dapat diunduh pada website CPNS BPK-RI.
    3. Pas foto terakhir ukuran 4x6 (berwarna) sebanyak 3 lembar
      (Bagian belakang foto ditulisi nama dan jurusan studi pelamar);
    4. Fotokopi KTP yang masih berlaku;
    5. Fotokopi ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) atau Ijazah Sementara dan transkrip nilai yang sudah dilegalisir (cap dan tanda tangan asli) oleh Dekan/Pembantu Dekan I/Direktur Program.

    6. Fotokopi Akte Kelahiran
    7. Surat Pernyataan belum menikah dan bersedia tidak menikah yang dapat diunduh pada website CPNS BPK-RI.

  3. Berkas Lamaran sebagaimana disebutkan pada angka 2 di atas, disusun rapi sesuai urutan di atas dimasukkan dalam map (warna bebas) dengan bagian depan map ditempeli print out bukti registrasi pendaftaran.

  4. Berkas lamaran sebagaimana disebutkan dalam angka 3 kemudian dimasukkan ke dalam amplop warna coklat dan diberi KODE JURUSAN sesuai Kode Formasi pada kanan atas amplop.

  5. Panitia hanya menerima lamaran yang dilampiri print out register pendaftaran dan disampaikan melalui PO BOX tersebut di atas serta tidak menerima lamaran dengan format lain.

  6. Bagi Pelamar yang menggunakan Surat Keterangan Lulus atau Ijazah Sementara harus dapat menunjukkan Ijazah Asli pada saat tahapan wawancara orientasi.

  7. Setiap Pelamar hanya diperkenankan mengirimkan satu berkas lamaran.
  8. Berkas lamaran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut di atas tidak akan diproses.
  9. Berkas lamaran yang diterima Panitia tidak dapat diminta kembali.
IV. TAHAPAN DAN PELAKSANAAN SELEKSI
  1. Seleksi penerimaan CPNS dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
    1. Administratif;
    2. Pengetahuan Umum, meliputi :
      1). Tes Potensi Akademik (TPA);
      2). English Proficiency Test ; dan
      3). Tes Pengetahuan Bahasa Indonesia (TPBI);
    3. Psikotes; serta
    4. Wawancara Orientasi.
  2. Pelamar yang telah memenuhi ketentuan pendaftaran dan persyaratan administratif akan dipanggil untuk mengikuti tahap seleksi Penerimaan CPNS berikutnya.

  3. Setiap Pelamar yang berhak mengikuti seleksi akan diumumkan per tahap melalui website CPNS BPK-RI http://cpns.bpk.go.id

  4. Surat panggilan untuk mengikuti ujian per tahap akan dikirim ke alamat peserta.
  5. Pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia berdasarkan pilihan lokasi ujian sebagaimana tercantum dalam website Penerimaan CPNS BPK-RI.

  6. Kartu Peserta Ujian (KPU) harus diambil sendiri oleh peserta ujian di kantor BPK sesuai dengan lokasi ujian dan jadwal waktu pengambilan dengan menunjukkan Surat Panggilan beserta kartu identitas diri (KTP asli) peserta.

  7. Jadwal pengambilan Kartu Tanda Peserta Ujian akan diumumkan melalui website Penerimaan CPNS BPK-RI.
  8. Apabila peserta belum menerima surat panggilan per pos, maka pengumuman melalui website CPNS BPK-RI dapat dianggap sebagai surat panggilan setelah dilaporkan dan dinyatakan benar oleh Panitia.

  9. Seleksi Penerimaan CPNS per tahap dilakukan dengan sistem gugur dan Keputusan kelulusan yang ditetapkan oleh Panitia tidak dapat diganggu gugat.

V. LAIN-LAIN
  1. Seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil BPK-RI sama sekali tidak dipungut biaya.
  2. Berkas Lamaran yang dikirim kepada Panitia Penerimaan CPNS BPK-RI Tahun 2008/2009 sebelum pengumuman ini diterbitkan dianggap tidak berlaku dan tidak diproses untuk pelaksanaan seleksi.

  3. Peserta yang dinyatakan lulus pada tahap terakhir dan akan diangkat menjadi CPNS BPK RI wajib menyerahkan Ijazah Asli sesuai formasi untuk disimpan pada Biro SDM BPK RI selama 4 Tahun.

  4. Bagi mereka yang telah dinyatakan lulus pada tahap akhir seleksi dan akan diproses untuk pengusulan sebagai CPNS BPK-RI tetapi mengundurkan diri dan atau apabila selama dalam jangka waktu 4 (empat) tahun ikatan wajib kerja yang telah diperjanjikan mengundurkan diri diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) untuk disetorkan ke Kas Negara.

  5. Apabila dalam jangka waktu ikatan wajib kerja tersebut, CPNS atau PNS tidak melakukan kewajibannya dan atau melarikan diri dari kewajibannya dan atau setelah diumumkannya hasil seleksi tahap akhir penerimaan CPNS BPK-RI diketahui adanya data atau ketentuan yang tidak benar, BPK-RI akan membatalkan kelulusan/proses pengusulan menjadi CPNS, memberhentikan sebagai PNS serta melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

  6. Informasi resmi yang terkait dengan Penerimaan CPNS BPK-RI 2008/2009 adalah website CPNS BPK-RI http://cpns.bpk.go.id

  7. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Penerimaan CPNS No. Telp: (021) 5704395 ext. 382/386 setiap hari kerja (jam 09.00 � 15.00 WIB) atau via e-mail ke panitiacpns@bpk.go.id.

VI. PENEMPATAN
  1. Calon Pegawai Negeri Sipil hasil penerimaan tahun 2008/2009 akan ditempatkan pada Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan BPK-RI di seluruh Indonesia untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusia sesuai formasi yang ditetapkan.

  2. Bagi Pelamar yang telah dinyatakan diterima dan diangkat sebagai CPNS, yang bersangkutan tidak dapat menolak/menunda penempatan dengan alasan apapun.


Jakarta, 17 Oktober 2008
BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
SEKRETARIS JENDERAL
selaku
Ketua Panitia
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2008/2009
Drs. DHARMA BHAKTI, MA.
NIP. 060049770

Thursday, October 16, 2008

Keamanan dan Kenyamanan Kerja Kita….PERAWAT

(Hanya sebuah pengalaman pribadi...)

Jika kita membicara keamanan dan kenyamanan kerja akan sangat subjektif adanya. Walaupun dibeberapa referensi banyak sekali menyebutkan beberapa hal yang diperlu dilakukan untuk mencapai kedua rasa tersebut, tapi rasanya pengalaman juga akan membentuk sebuah penilaian tersendiri. Terutama bagi kita yang bekerja sebagai perawat.

Rasa aman dan nyaman sepertinya lebih banyak pembahasannya ditujukan ke arah pasien. Dimana dimana-mana sekarang ini banyak sekali kita dengar slogan patient safetyt. Sebuah slogan yang menjadi target besar pelayanan keperawatan sekarang ini. Nah tanpa meremehkan tentang patient safety yang telah banyak dibahas, saya hanya sedikit ingin berbagi tentang pandangan saya terhadap rasa aman dan nyaman perawat. Rasa yang igin sekali ingin dicapai ketika bekerja.

Rasa aman dan nyaman perawat mungkin memang sangat tipis bariernya dengan patient safety. Suatu rasa yang alamiah dari kebutuhan dasar kita sebagai manusia. Apalagi kita yang secara langsung dan tak langsung berhubungan dengan kesehatan ataupun nyawa pasien. Jadi banyak rasa keamanan dan kenyamanan akan dicari dan dijaga baik dari , untuk ,dan oleh diri sendiri, pasien, keluarga, dan bahkan masyarakat.

Nah untuk mencapa rasa nyaman dan aman untuk kita sendiri, perawat, saya mempunyai 10 tips yang mungkin bermanfaat. Tips tersebut antara lain :

  1. Membekali diri dengan perijinan legal sebagai seorang profesional. Kita akan sangat familiar dengan SIP, SIK, bahkan SIPP. Oleh karena itu hendaknya itu menjadi lisensi kita untuk melakukan praktek keperawatan dimanapun kita berada.

Jadi minimal kita sudah terjaga dari sisi hukum. Dimana kita mendapat hak pembelaan dan hak perlindungan dari lembaga yang berwenang jika kita membutuhkannya.

  1. Jika kita bekerja diarea spesifik maka diperlukan sertifikasi khusus yang sesuai aturan legal formal wajarnya. Sebagai contoh sertifikat perawat bedah, sertifikat perawat anestesi. Ini akan menjadi nilai lebih kita dalam menjalankan kinerja. Karena kompetensi kita akan sesuai dengan tanggungjawab kita di lapangan.
  2. Melakukan Re-sertifikasi surat ijin praktek atau sertifikasi kekhususan kita sesuai periode yang berlaku. Ini dilakukan untuk terus menjaga kestabilan kompotensi kita. Karena tanpa kita sadari ketika kita menjalankan kerja kita terkadang terjebak dalam rutinitas. Khasanah ilmu kita yang luas terkadang ada yang terlupakan, sehingga re-sertifikasi merupakan ajang untuk kembali mereview lagi ilmu-ilmu yang menjadi standart untuk mendapatkan kembali lisensi tersebut.
  3. Memperkuat daya tahan tubuh kita dengan gaya hidup sehat yang holistik(bio, psiko, sosio, religi dan cultura) atau bahkan melakukan imunisasi. Karena kita merupakan agen perubah, bagaimana kita bisa melakukan penkes tapi kitanya tak pernah melakukannya. Selain itu juga kita pasti ingat dengan slogan didalam raga yang kuat terdapat jiwa yang sehat pula.
  4. Melakukan intervensi sesuai asuhan keperawatan yang universal dan SOP unit kerja yang berlaku dan disesuai dengan kondisi pasien. Sekarang ini pastilah kita tahu, setiap area kerja keperawatan pasti mempunyai SOP sendiri-sendiri. Setiap institusi pastilah sangat berlainan namun secara mendasar untuk tindakan yang sama pastilah sama prinsip dasarnya.
  5. Memenuhi hak dan kewajiban pasien, perawat, rekan kerja, dan instansi
  6. Mencatat apa yang dilakukan dan melakukan apa yang dicatat.
  7. Jangan lupa melakukan dokumentasi keperawatan sesuai standartnya
  8. Melakukan up grading skils dan menimba ilmu secara kontinue sebagai kesadaran individu maupun kolektif. Kenapa saya katakan sebagai sebuah kesadaran, karena memang ketika kita terlanjur menikmati rutinitas keseharian kita didalam kerja sepertinya nyaman saja. Kita akan lupa akan pentingnya menjaga keilmuan kita, karena telah disibukan dengan kerja yang menumpuk dan terkadang aktivitas keluarga ataupun masyarakat menyita konsentrasi kita. Akhirnya wawasan dan intelegensia kita jarang diupdate dan dilatih kembali. Sehingga ilmu yang jarang dipakai terlupakan atau bahkan ada beberapa skill kita turun kualitasnya karena jarang dipraktekan.
  9. Terus mengevaluasi diri atas kerja tiap harinya dan bertekad untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kehari. Hal ini sangatlah penting, karena tanpa kita sadari mungkin banyak sekali khilaf yang terjadi dalam berinteraksi dengan pasien, keluarga pasien, teman sejawat, atau bahkan keluarga sendiri ketika kita melaksanakan tugas sebagai perawat. Minimal ketika kita mengevaluasi kinerja tadi kita tahu dan tak mengulangi kekhilafan tadi serta memohon maaf jika bisa d ilakukan segera. Karena ketika sudah ada friksi yang terjadi walaupun sedikit hal tersebut akan mempengaruhi kinerja dan rasa nyaman kita secara tidak langsung.

Ya itulah 10 langkah untuk sedikit banyak semoga bisa memenuhi rasa aman dan nyaman kita. Semoga teman sejawat bisa saling mengingatkan dan coba mempraktekannya. Bisa dimulai dari diri kita sendiri, mulai dari mana yang paling mudah kita lakukan.

Salam sukses selalu untuk Perawat Indonesia.

Friday, October 10, 2008

Pameran Pendidikan

Ingin melanjutkan studi?
Ingin tahu tentang perguruan tinggi di Eropa?
Kunjungi pameran pendidikan Eropa pertama dan terbesar di Indonesia!

European Higher Education Fair 2008

Eropa adalah benua yang harus dipertimbangkan bila anda berpikir untuk
melanjutkan studi. Selain bisa mendapatkan pendidikan terbaik dari universitas
ternama, kamu juga bisa mendapat pengalaman baru dan unik, belajar berbagai
bahasa asing, melihat tempat wisata yang menarik dan yang tidak kalah
pentingnya adalah bertukar budaya dan tradisi negara-negara Eropa.

Di European Higher Education Fair (EHEF) Jakarta 2008, kamu bisa mendapatkan
informasi seputar pendidikan tinggi Eropa. EHEF Jakarta adalah Pameran
Pendidikan Eropa terbesar dan pertama di Indonesia yang didanai oleh Uni Eropa
dan diselenggarakan oleh Campus France, DAAD, Nuffic dan British Council. EHEF
bertujuan untuk mempromosikan pendidikan tinggi di Eropa kepada masyarakat
Indonesia.

EHEF Jakarta akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal
Sabtu – Minggu / 1 - 2 November 2008

Tempat
Kartika Expo Centre, Balai Kartini
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 37, Jakarta 12950

Waktu
10.00 – 18.00

Tanda
Masuk
GRATIS dan Terbuka untuk umum

Dapatkan:
  1. Kesempatan berkonsultasi langsung dengan lebih dari 90 perwakilan dari institusi pendidikan tinggi di Eropa
  2. Kesempatan mendapatkan informasi beasiswa dan kesempatan riset dari berbagai negara Eropa
  3. Presentasi mengenai pendidikan tinggi dari perwakilan negara-negara Uni Eropa
  4. Presentasi beasiswa Erasmus Mundus dari Komisi Uni Eropa

Daftarkan diri kamu secara online di http://www.ehef- jakarta.org/ register/,
untuk menghindari antrian masuk ke dalam pameran!

Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website kami www.ehef-jakarta. org
atau email ke info@ehef-jakarta. org atau telpon (021) 5290 2172 ext :
231

EHEF 2008 didukung oleh Koran Seputar Indonesia, SWA, HAI, Aneka Yess!, Campus
Asia, Kompas.com dan Jobstreet.

Link poster EHEF: http://nesoindonesi a.or.id/image/ posters/GIANT BANNER.jpg

Inilah kesempatan untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai pendidikan
tinggi Eropa !!!

Info Link Beasiswa yang masih di Akademik nich.....

Assalamualaikum wr.wb.,

Buat teman-teman jurusan kesehatan (FKM, FIK, FK), IT (ilmu komputer, teknik informatika) , dan Design (Graphic Design) ada peluang beasiswa di Ewha Womans University Master dibidang KESEHATAN LINGKUNGAN, IT dan GRAPHIC DESIGN. Durasi belajar 1.5 tahun. Beasiswa nya lengkap dari tuition fee sampe biaya hidup dan dorm, InsyaAllah cukup. Untuk informasi lebih lanjut buka di website IPTD http://home. ewha.ac.kr/ ~iptd/

pendaftarannya sampe akhir November (kalo ga salah). Syaratnya ga terlalu berlibet dibanding beasiswa yang lain2..jadi hayooo daftar:D

Email dari Obie A01

Monday, September 29, 2008

Selamat Idul Fitri

Mohon Maaf Lahir Batin
Semoga segala amal ibadah kita di RahmatiNYA
Salam sukses selalu dan tetap jaga ukhuwah ini


Moderator dan NSI Team

Monday, August 25, 2008

Info Seminar tentang Imunisasi

Salam sehat,
* Dalam kurun waktu 20 tahun lebih dengan dukungan internasional, program imunisasi wajib nasional dari PPI hanya menyediakan 15 lebih vaksin yang sudah ada

* Bagaimana kita dapat memberi perlindungan lebih untuk anak-anak kita?

* Bagaimana dengan vaksin untuk orang dewasa?

* Vaksin apa saja yang sedang dikembangkan dan bagaimana teknologi aplikasinya.

Temukan jawabannya dalam :
SEMINAR PERKEMBANGAN MUTAKHIR IMUNISASI DAN TEKNOLOGI VAKSIN
SABTU, 30 AGUSTUS 2008, PUKUL 08.30-15.30
DI AULA UHAMKA, LT.4,JL. LIMAU 2 KEBYORAN BARU, JAKARTA SELATAN.
Pembicara & Topik :
1. KeynoteSpeaker ; Menteri Kesehatan RI, DR.dr. Siti Fadilah Supari, SPJP (K)
2. Dr. I Nyoman Kandun, MPH (Dirjen P2P Depkes. RI)
Kebijakan Imunisasi di Indonesia
3. Dr. Sri Duryati, MPH (USAID)
Dukungan Internasional Dalam Program Imunsasi di Indonesai
4. Dr. Dahlan Ali Musa, Sp.A. (K) (IDAI)
Vaksinasi untuk anak ; antara kebutuhan dan keamanan vaksin
5. Prof. DR.dr. Sri Rezeki S. Hadinegoro, Sp.A(K) (IDAI)
Vaksinasi masa depan
6. dr. Sigit Purbadi, SpOG.
Vaksinasi untuk kanker serviks.
Fasilitas :
Seminar kit, materi, sertifikat, snack dan makan siang serta doorprize.
Biaya :
- Tenaga Kesehatan Rp. 150.000
- Anggota IAKMI Rp. 125.000 (dengan bukti tanda anggota)
- Mahasiswa Rp. 100.000 (dengan bukti kartu mahasiswa yang masih berlaku)
Tiket atau undangan dapat diperoleh dengan cara melakukan pembayaran melalui :
1. Transfer rekening Bank Mandiri Cabang Gandaria
norek : 101-0004126940 a.n. Universitas Muhammadiyah Prof.DR. HAMKA
bukti transfer di fax ke nomor 021-7256157. Konfirmasi ke Ani (021-7256157)
atau Sari (081514645052)
2. Langsung ke Sekretariat seminar lantai 3 (Runag B 3.1)
Tersedia 20 undangan gratis untuk 20 orang pendaftar pertama, hubungi Sari (081514645052)

Wednesday, August 13, 2008

Dilema Tenaga Medis Indonesia

Jakarta - Perjanjian EPA antara Indonesia dan Jepang atau Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) baru saja ditandatangani setelah melewati masa perdebatan yang alot. MoU yang ditanda tangani pada tanggal 19 Mei 2008 tersebut menyepakati beberapa poin perdebatan yaitu tentang jumlah gaji yang akan dibayarkan kepada para perawat dan pengasuh orang tua jompo serta prosedur penerimaan calon perawat.

Para perawat yang akan dikirimkan ke Jepang pada bulan Agustus ini dipilih dan diseleksi oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia melalui Pusat Pemberdayaan Profesi dan Tenaga Kesehatan Luar Negeri (puspronakes). Tercatat untuk tahun 2008 akan dikirimkan 200 perawat dan pada tahun selanjutnya akan dikirimkan sebanyak 200 lainnya.

Untuk memenuhi standar yang diterapkan di Jepang, Indonesia harus memilih setidaknya perawat yang berkualitas dan melalui tes-tes yang akan dilakukan dalam rentang waktu dua bulan. Para perawat yang akan terpilih nantinya merupakan 400 dari perawat terbaik dan berkualitas yang ada di Indonesia yang telah melalui uji seleksi psikotes dan tes-tes lainnya.

Menelaah perjanjian tersebut pihak Jepang mengharuskan perawat yang dikirimkan memenuhi standar kualitas perawat di sana yaitu minimal telah lulus diploma 3 keperawatan dan mampu serta berkualitas untuk ditempatkan di rumah-rumah sakit di Jepang. Tercatat gaji yang akan dibayarkan untuk para perawat dan pengasuh dari Indonesia adalah sejumlah sekitar 15 juta sampai dengan 17 juta rupiah.

Benar-benar jumlah yang menggiurkan bila dibandingkan dengan jumlah gaji yang diterima oleh para perawat dan pengasuh di Indonesia yang kurang lebih sekitar 2 juta rupiah. Lalu apa artinya bagi Indonesia?

Itu berarti bahwa Indonesia akan kehilangan sekitar 400 perawat terbaik bangsa dan 600 pengasuh berkualitas. Ironisnya itu terjadi pada saat negara kita sangat membutuhkan perawat yang handal. Begitu banyak rakyat di negara kita yang memerlukan perawat yang berkualitas. Tak terhitung jumlah penduduk kita yang terkena bermacam penyakit, gizi buruk, flu burung, karena kurangnya pendidikan kesehatan dan kurangnya tenaga kesehatan yang berkualitas di negara ini.

Lalu haruskah kita mengorbankan sejumlah kekayaan kualitas perawat kita untuk mengabdikan diri pada Negara Jepang yang notabene kaya raya dan sangat maju hanya karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi dari standar gaji kita? Lalu apa arti dari kata-kata Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyindir rakyat indonesia bahwa 'untuk operasi kutil saja harus ke Singapura'.

Sementara pemerintah sendiri berkebijakan mengirim perawat-perawat berkualitas dari bangsa ini ke luar negeri untuk melayani bangsa lain. Bahkan saat ini Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia mencatat lebih kurang 10.000 perawat dan pengasuh terbaik bangsa menjejak karir di negara-negara maju.

Sangat bijaksana apabila Wapres Jusuf Kalla melihat alasan di balik berbondong-bondongnya masyarakat berobat ke luar negeri. Bahkan rakyat di Pulau Sumatera sekarang lebih memilih berobat ke Penang Malaysia dibandingkan ke Jakarta.

Tidak dapat disalahkan apabila rakyat yang mampu lebih memilih berobat di negara lain bahkan untuk operasi kutil, karena sangat sering kita membaca di blog-blog, di opini pembaca di surat kabar kita tentang perlakuan buruk tenaga medis kita terhadap para pasien yang bahkan untuk operasi kutil saja rentan risiko kegagalan dan kekecewaan di pihak pasien.

Lalu haruskah rakyat kita menanggung risiko sebesar itu hanya karena menjunjung rasa nasionalisme? Di mana tanggung jawab pemerintah untuk menjamin penyediaan tenaga medis dan fasilitas medis yang memadai bagi rakyat di negara ini?

Sungguh sangat bijak apabila pemerintah mengganti perjanjian pengiriman perawat tersebut dengan perjanjian pemberian bea siswa kepada perawat dan tenaga medis kiDilema Tenaga Medis Indonesiata untuk memperdalam ilmunya di luar negeri dan kemudian pulang lalu mengabdi bagi bangsa sendiri.

Sudah saatnya apabila dana APBN untuk kesehatan lebih ditingkatkan dan diawasi penggunaannya dengan ketat agar tumbuh kepercayaan dari dalam masyarakat kita sendiri.Sudah saatnya pula pemerintah memperhatikan kesejahteraan para perawat dan tenaga medis negeri ini. Agar kita tidak lagi ditinggalkan oleh putra putri bangsa yang berkualitas hanya karena apresiasi yang rendah, biaya hidup yang terus melambung, dan kurangnya fasilitas kesehatan di negara sendiri. Harus diakui bahwa faktor gaji yang tinggi dan fasilitas yang memadai menjadi faktor pendorong bagi para perawat dan tenaga medis kita untuk melayani bangsa lain.

Aprisah BanunEmail: Aprisah@hotmail.com
Penulis adalah wartawan media asing di Indonesia

Wednesday, July 30, 2008

Low Ker Urgent

Dalam rangka memenuhi kebutuhan 86 (delapan puluh enam) Tenaga Pelaksana Verifikasi Program JAMKESMAS 2008 untuk wilayah DKI Jakarta, bersama ini kami umumkan kepada masyarakat adanya lowongan pekerjaan sebagaimana tersebut diatas dengan persyaratan sebagai berikut:
a. Warga Negara Indonesia;
b. Berpendidikan minimal DIII Kesehatan;
c. Tidak berstatus PNS dan tidak terikat dengan instansi manapun juga;
d. Mampu menggunakan komputer program MS Office, terutama MS Excel;
e. Berusia di bawah 35 tahun pada saat melamar diutamakan;
f. Domisili Jabodetabek (KTP Jabodetabek)

Surat lamaran dibawa langsung ke:
TIM PELAKSANA REKRUTMEN PUSAT d/a: Ruang Serba Guna Depkes Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X-5, No.4-9, Jakarta Selatan Departemen Kesehatan, JAKARTA

Pada:
Hari/Tanggal : Kamis & Jumat/ 31 Juli & 1 Agustus 2008 pada alamat diatas
Jam : 10.00 s/d 15.00 WIB

Lamaran melampirkan:
1. Foto copy Ijazah yang dilegalisir pejabat berwenang, atau membawa asli untuk diperlihatkan.
2. Pas Foto berwarna ukuran 3x4 cm sebanyak 2 (dua) lembar;
3. Daftar Riwayat Hidup;
4. Surat Keterangan Sehat yang dikeluarkan Dokter yang memiliki SIP;
5. Foto copy Sertifikat Pelatihan Komputer (bila ada);
6. Bukti pengalaman kerja (bila ada);

Bagi pelamar yang memenuhi persyaratan akan ditempatkan sebagai tenaga pelaksana verifikasi di Rumah Sakit yang ditentukan di wilayah Jakarta.Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telpon: 021-5221229 pada jam kerja.

Jakarta, 29 Juli 2008.
TIM PELAKSANA REKRUTMEN PUSATJAMKESMAS 2008.

Info Lanjut di : http://www.tenaga-kesehatan.or.id/